Senin, 26 Mei 2014

JAWABAN SOAL UTS DASAR - DASAR KOMUNIKASI








1.                    DEFINISI KOMUNIKASI

a.       Menurut EVERET M. ROGERS : KOMUNIKASI adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih. Dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
b.      Menurut STEWART . L. TUBBS dan SYLVIA MOSS : KOMUNIKASI adalah proses pembentukan makna diantara dua orang atau lebih.
B.  5 (Lima Unsur Komunikasi) Menurut HAROLD LASSWELL
Ø   Sumber (source)     :  pihak yang berinisiatif atau mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi.
Ø  Pesan                      :  Apa yang dikomunikasikan oleh sumber kepada penerima
Ø  Saluran atau Media : Alat atau Wahana yang digunakan sumber kepada penerima
Ø  Penerima (Receiver)           :  Disebut sasaran / Tujuan (Destination) Komunikate (Comunicatee) Penyandi-balik (Decoder) atau Khalayak (Audiance) Pendengar (Listener), Penafsir (Interpreter), yakni orang-orang yang menerima pesan dari sumber.
Ø  Efek                                    :  apa yang terjadi pana penerima setelah ia menerima pesan tersebut, misalnya penambahan pengetahuan. (dari tidak tahu menjadi tahu) terhibur, perubahan sikap (dari tidak setuju menjadi setuju). Perubahan keyakinan dan perilaku.
2.                   A. FUNGSI KOMUNIKASI SOSIAL
Bahwa  KOMUNIKASI penting untuk membangun konsep diri kita, aktualisasi diri, untuk kelangsungan hidup untuk memperroleh kebahagiaan. Terhindar dari tekanan dan ketegangan. Antara lain lewat komunikasi yang menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. Melalui komunikasi kita bekerjasama dengan anggota masyarakat untuk mencapai tujuan bersama.
B.  HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN KOMUNIKASI
 KONSEP DIRI Adalah pandangan kita mengenai siapa diri kita. Dan itu hanya bisa kita peroleh lewat informasi yang diberikan orang lain kepada kita. Manusia yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia lainnya tidak mungkin mempunyai kesadaran bahwa dirinya adalah manusia. Melalui komunikasi dengan orang lain kita belajar bukan saja mengenai siapa kita, namun juga bagaimana kita, merasakan siapa kita jadi untuk mengenal konsep diri harus ada komunikasi antara manusia satu dengan yang lainnya. Komunikasi dibutuhkan untuk mengenal siapa diri kita seperti jenis kelamin. Agama, Kesukuan, Pendidikan, Pengalaman, Rupa fisik kita, dan sebagainya. Kita interliasisasikan lewat pernyataan (Umpan Balik) orang lain yang menegaskan aspek-aspek tersebut kepada kita.

3.                   PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI DI AMERIKA DARI ARAH JOURNALISM
ð  Masa BENJAMIN FRANKLIN     : Journalism sebagai seni dipelajari dalam sistem magang, tahun 1810 Isalah Thomas menerbitkan “History Of Printing In America” tahun 1873 Frederick Hudson mengeluarkan “Journalism In The United States.” Studi bersifat historis pada masa ini jurnalistik adalah studi tentang surat kabar.
ð  Masa Robert Lee       : Journalism sebagai Ilmu Sosial Jurnalistik mulai diajarkan secara formal di Universitas-Universitas. Jurnalistik merupakan bagian dari departement bahasa inggris yang diajarkan adalah hal-hal teknis. Jurnalistik yang tadinya Humaniora berubah merupakan bagian dari Ilmu-Ilmu Sosial. Program inilah keluar Doktor-Doktor Jurnalistik. Pada masa ini keluar buku LASWELL tentang ” Propaganda Technique The World War”. Studi pertama yang menganalisis isi media dengan metode sistematik dan ilmiah.
ð  Masa Harold Lasswell          : Journalism menjadi KOMUNIKASI MASSA Perang dunia mempengaruhi masa ini Nazi Jerman sebagai penakluk Eropa bukan saja perang dengan kanon tetapi juga Propaganda, efek Propaganda ini yang menarik Lasswell (Sarjana Ilmu Politik) untuk menyusun Desertasinya tentanng teknik pengaruh besar terhadap pembentukan pendapat dan sikap publik. Sumbangannya dalam Ilmu Komunikasi adalah” Metodologi” yaitu Metode Analisis isi untuk penelitian media. Analisisnya tentang struktur dan fungsi komunikasi dalam masyarakat merintis jalan untuk penelitian-penelitian komunikasi selanjutnya.Kemudian Efek media massa oleh Carl Hovland dan Lazarsfeld dan Kurt Lewin berkebangsaan jerman. Pada masa ini penelitian sudah bergeser pada faktor-faktor psikologis dan sosiologis. Jurnalistik mulai tersisih dengan istilah KOMUNIKASI MASSA. Kehadiran ILMU KOMUNIKASI MASSA sebagai Ilmu banyak ditopang oleh tuliasan-tulisan WILLBURSCHRAMM.
ð  Masa Willbur Schramm       : Komunikasi Massa menjadi Ilmu Komunikasi adalah sarjana bahasa inggris yang tertarik pada Ilmu Komunikasi karena jabatan Schramm membawa komunikasi massa yang saraat dengan sumbangan berbagai disiplin Ilmu kepada komunikasi yang luas antara lain merintis penelitian Efek media pada pendidikan, Pembangunaan Nasional, Efek Komunikasi Satelit, Komunikasi Pedesaan dan sebagainya. Ia juga menulis pada majalah atau penerbitan yang dikeluarkan oleh speec oleh kelompok “Speech” sehingga dengan demikian mempertemukan Journalism dengan “Speech”.
4.                   HUBUNGAN PERSEPSI DENGAN BUDAYA
Agama, Ideologi, Tingkat Intelektualitas, Tingkat Ekonomi, dan pekerjaan dan cita rasa sebagai Faktor- Faktor Internal jelas mempengaruhi seseorang terhadap realitas. Dengan demikian persepsi itu terikat oleh budaya (Culture Bound) bagaimana kita memaknai pesan, objek atau lingkungan bergantung pada sistem yang kita anut. Kelompok-kelompok budaya bolaeh jadi berada dalam mempersepsi kredibilitas  berdasarkan budaya yang telah dipelajari maka persepsi seseorang ataas lingkungannya bersifat subjektif. Semakin besar perbadaan budaya antara dua orang semakin besar pula perbedaan persepsi mereka terhadap realitas. Dan oleh karena itu tidak ada dua orang yang mempunyai persepsi yang persis sama pula. budaya dapat dianggap sebagai pola persepsi dan perilaku yang dianut sekelom[pok orang.

5.                   Pengertian Dari           :
a.       Atribusi          ð Adalah Proses Internal dalam dirikita untuk memahami penyebab perilaku orang lain dalam usaha mengetahui orang lain. Kita menggunakan beberapa sumber informasi. Misalnya kita mengamati penampilan Fisik mereka.
b.      Hallo Effect    ð Adalah Kesalahan persepsi yang merujuk pada fakta bahwa begitu kita membentuk kesan menyeluruh mengenai seseorang, kesan yang menyeluruh ini cenderung menimbulkan efek yang kuat atas penilaian kita akan sifat-sifatnya yang spesifik.
c.       Stereotip         ð Adalah Kesulitan komunikasi akan muncul dari penstereotipan (Stereotyping) yakni menggeneralisasikan orang-orang berdasarkan sedikit informasi dan membentuk asumsi mengenai mereka berdasarkan keanggotaan mereka dalam suatu kelompok.
d.      Prasangka Sosial  ð Adalah Suatu kekeliruan persepsi terhadap orang  yang berbeda adalah prasangka-prasangka sebagai sikap tidak adil menyimpang atautidak toleran terhadap sekelompok orang.




 























TUGAS  UTS (UJIAN TENGAH SEMESTER ) DASAR-DASAR ILMU KOMUNIKASI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar